Entri yang Diunggulkan

Bertaubatlah...Sungguh Allah Maha Pengampun dan Penerima Taubat

Tulisan ini sengaja saya buat sebagai nasehat untuk diri saya pribadi. Di kemudian hari ketika kelak saya kembali membuka lembaran blog ini,...

Sabtu, 06 Januari 2018

Semua Anak Adalah Bintang #day2

Bismillah.  Kemarin Ziyad dan Nusaibah jalan jalan ke rumahnya nenek. Disana mereka bermain bersama om dan tante ciliknya (saudara dan sepupu saya yang masih kecil). Tampak mereka semua antusias bermain kejar kejaran dan sesekali bercanda sampai tertawa tawa.

Dilain waktu,  saya perhatikan Ziyad asyik sendiri dengan imajinasinya memerankan tokoh tertentu dengan mainan yang qda ditangannya.  Dia memang dari beberapa momen yang sebelumnya, saya perhatikan sering memainkan mainan sebagai sebuah peran/tokoh..misalnya lego yang ada dijadikan semacam prajurit yang bertempur atau jadi tokoh upin ipin yang sering ditontonnya. Tampak imajinasinya begitu besar.

Adapun Nusaibah, dia asyik sendiri bermain ketika menemukan polpen/pensil milik sepupu saya dan sibuk mengaturnya diatas meja.  Tidak teratur sih tapi dia menunjukkan minatnya bermain dengan apa saja yang ditemuinya. Dia juga belajar mengambil air minum sendiri di dispenser walau airnya tumpah tumpah, hehe. Memang masih terus berlatih untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar dan halusnya.

#tantangan10hari
#level7
#kuliahbunsayiip
#bintangkeluarga

Jumat, 05 Januari 2018

Semua Anak Adalah Bintang #Game Level 7 Kuliah Bunsay IIP

Bismillah. Hari ini tantangan level  7 kuliah bunsay IIP kembali dimulai. Kali ini tentang semua anak adalah bintang. Dan begitulah seharusnya bahwa seorang anak itu memang telah menjadi bintang.  Hanya saja, kitalah  orang tua yang akan membantu  setiap anak untuk menjadi bintang dengan cara menstimulasi dan melejitkan potensi/bakat yang dimilikinya.

Hari ini saya mengamati kegiatan Ziyad dan Nusaibah. Keduanya tampak bermain seperti biasa.  Ziyad tampak antusias dan bersemangat tatkala sedang bermain sepeda dan kejar kejaran dengan sepupunya.  Begitu pula Nusaibah yang sempat bermain sendiri memasukkan lego kedalam plastik seorang diri, mendorong kursi plastik dan bermain kejar kejaran pula dengan sepupunya.  Belum tau apakah ini menunjukkan bakat dan minat mereka tapi menunjukkan keaktifan mereka bermain baik secara individu maupun berkelompok.

#tantangan10hari
#level7
#kuliahbunsayiip
#bintangkeluarga

Selasa, 02 Januari 2018

Manusia...

Dulu, sebelum kita lahir ke dunia,  entah dimana kita berada.  Apa yang sedang kita lakukan. Apa yang menjadi kesibukan kita.  Kita tidak tahu dan mengingatnya.

Lalu Allah memberikan nikmat kepada kita bisa lahir ke dunia ini. Allah menakdirkan diri ini bisa hidup di muka bumi dan menjadi khalifahnya.

Padahal sebelumnya kita bahkan bukanlah siapa-siapa dan tidaklah memiliki apa-apa kecuali apa yang Allah titipkan pada diri kita ketika lahir.  Betapa lemahnya diri ini.  Saat lahir tak mampu mengurus diri sendiri.  Lalu  perlahan beranjak dewasa. Allah berikan kemampuan kepada diri kita dengan berbagai kemampuan dan kekuatan.  Laa haula walaa quwwata illa billah.  Lantas,  bagaimana manusia bisa sombong? Sedang dia lahir tanpa memiliki apapun dan sangat lemah.

Dan suatu hari nanti,  akan tiba masanya semua nikmat tersebut akan tercerabut dari diri kita.  Kita akan kembali menghadap kepadaNya, Rabb yang menciptakan kita.  Siapkah kita menghadapNya dengan berbagai pertanyaan yang akan menanti ketika berada di pengadilanNya yang Maha Adil? Semua akan ditanyakan. Tentang semua nikmat, tentang waktu, tentang kesehatan, tentang semua hal yang menjadi tugas kita sebagai hambaNya yang harusnya memurnikan ibadah hanya kepadaNya. Ya,  Semua akan dipertanggungjawabkan. Maka berbekallah dengan sebaik baik bekal yaitu takwa dan jauhkan diri dari sikap sombong.  Semoga kita senantiasa menjadi hambaNya yang sabar dan syukur atas nikmatNya.  Aamiin.

Nuraeni ummu ziyad